• Distributor Bahan Kimia Industri dan Makanan
  • supplier bahan kimia
  • Distributor Bahan Kimia Kosmetik
Supplier Bahan Kimia

Distributor Bahan Kimia Laboratorium

Distributor Bahan Kimia Laboratorium

distributor bahan kimia laboratorium

Semua sekolah menengah pasti memiliki lab sekolah untuk melakukan praktik dari berbagai jenis pelajaran IPA. Misalnya seperti pelajaran Kimia yang membutuhkan laboratorium untuk mencoba melarutkan beragam senyawa kimia untuk mendapatkan senyawa yang diperlukan. Bahan kimia yang diperlukan oleh lab sekolah ini biasanya bisa didapatkan dari Kami adalah distributor bahan kimia laboratorium.

Laboratorium sendiri berasal dari kata serapan bahasa Inggris berupa laboratory dengan arti harfiah sebagai tempat yang dilengkapi dengan peralatan untuk melangsungkan eksperimen, pengujian, atau analisis. Lalu, untuk laboratorium kimia sendiri diketahui sebagai suatu tempat yang di dalamnya dilengkapi dengan peralatan serta bahan kimia untuk kepentingan eksperimen, pengujian, atau analisis.

Lihat juga: Agen Bahan Kimia Indonesia

Dalam melakukan eksperimen kimia, dibutuhkan peralatan dan juga bahan-bahan kimia yang hanya bisa didapatkan dari distributor bahan kimia laboratorium. Lalu, ingin tahu apa saja jenis bahan kimia yang biasa ada di sekolah dari distributor bahan kimia laboratorium? Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

Bahan Kimia Laboratorium Berbahaya yang Biasa Ada di Lab Sekolah

Untuk kebutuhan lab sekolah, biasanya tidak semua bahan kimia ada di sana. Biasanya, hanya terdapat sebagian bahan kimia sajayang memang benar-benar dibutuhkan oleh para guru dan siswa dalam melakukan eksperimen atau uji coba dalam mata pelajaran kimia.

distributor bahan kimia laboratorium

Beberapa jenis bahan kimia yang biasa ada di lab sekolah dan dapat dibeli di distributor bahan kimia laboratorium adalah sebagai berikut.

~ Alumunium Sulfat. Bahan kimia yang memiliki lambang senyawa Al2(SO4)316H2O ini biasanya ada di lab sekolah sebagai salah satu bahan yang menunjang penelitian siswa. Bentuk dari zat kimia satu ini berupa kristal garam yang berwarna putih. Zat satu ini sangat mudah larut di dalam air, dan biasanya dapat digunakan sebagai pengganti tawas yang bisa menjernihkan air.

~ Amonia. Lambang senyawanya adalah NH4OH dan dalam bahasa Indonesia baku namanya menjadi Amoniak. Amonia berbentuk larutan yang mudah menguap. Larutan satu ini diketahui cukup berbahaya karena ketika tidak sengaja terkena kulit atau mata dapat menyebabkan iritasi. Selain itu, saat amonia menguap dan tidak sengaja terhirup juga berbahaya karena dapat mengganggu sistem pernapasan. Yang paling parah adalah apabila amonia tertelan, sebab larutan ini dapat menyebabkan kerusakan di dalam organ perut. Kadar berbahaya amonia dapat meningkat seiring dengan kepekatan larutannya.

~ Asam Sulfat Teknis merupakan senyawa yang berlambang H2SO4. Senyawa ini berbentuk zat cair yang tidak memiliki warna, dan cukup berbahaya karena memiliki sifat racun yang sangat korosif jika sampai terkena kulit. Jika terkena cairan dari senyawa ini, kulit akan mengalami luka yang sangat parah. Bahkan, meski cairannya menetes pada baju, cairan ini dapat merusaknya dan menembus hingga terkena kulit. Sifat dari asam sulfat teknis memang merupakan asam yang sangat kuat.

~ Asam Klorida atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Hydrochloric acid dan memiliki lambang senyawa HCl. Bentuk dari zat satu ini adalah cair dan tidak memiliki warna. Untuk sifat dan fungsinya, asam klorida sama dengan asam sulfat. Begitupula dengan sifat berbahaya yang dapat ditimbulkannya.

~ Etanol merupakan zat yang memiliki lambang senyawa C2H5OH. Zat kimia satu ini lebih dikenal dengan nama lain, yaitu alkohol. Zat satu ini berbentuk cair dan tidak berwarna. Selain itu, zat ini dapat dengan mudah menguap dan juga terbakar. Sifatnya tidak terlalu berbahaya karena apabila tertelan atau diminum hanya akan mengakibatkan mabuk. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, tetap saja alkohol menjadi senyawa yang berbahaya. Kegunaan aslinya yang bermanfaat sebenarnya diperuntukkan bagi pelarut dan juga untuk desinfektan luka terhadap kuman.

~ Formalin atau Larutan formaldehida dengan kadar 40 persen dan memiliki lambang senyawa HCHO. Formalin memiliki campuran dengan air, tidak memiliki warna, mudah menguap, bersifat beracun, dan memiliki fungsi sebagai bahan pengawet. Terkadang formalin juga digunakan untuk mencegah hama. Akan tetapi, umumnya formalin digunakan untuk mengawetkan serangga untuk hiasan.

distributor bahan kimia laboratorium

~ Kloroform atau CHCl2 merupakan zat cair yang tidak memiliki warna namun cukup berbahaya karena sifatnya beracun. Jika terhirup, uap dari zat kimia satu ini dapat mengganggu sistem pernapasan. Biasanya kloroform digunakan sebagai obat bius atau pelarut zat kimia lainnya.

~ Yodium Kristal merupakan zat kimia padat yang memiliki warna abu-abu agak kehitaman. Sifat dari zat satu ini sangat mudah menyublim dan memiliki uap berwarna keunguan dan bersifat korosif. Zat ini sangat berbahaya jika tertelan ataupun terkena kulit. Yodium dapat digunakan sebagai segai reagen dalam pengujian Amilum seperti halnya Lugol yang merupakan larutan yodium yang ada di dalam kalium yodida.

Bahan Kimia Tidak Berbahaya yang Ada di Laboratorium Sekolah

> Gliserol yang umum disebut juga dengan gliserin memiliki lambang senyawa CH2OH.CHOH. Zat kimia satu ini berbentuk cairan yang agak kental, namun cukup mudah larut dalam air.

> Glukosa merupakan cairan kristal tanpa warna yang sangat mudah larut dalam air. Lambang senyawanya adalah C6H12O6.

> Eosin adalah zat kimia yang berbentuk zat padat yang mudah larut di dalam air atau alkohol. Kegunaan zat kimia satu ini banyak dipakai untuk kepentingan eksperimen Biologi. Sebab Eosin dapat digunakan untuk mewarnai jaringan dalam makhluk hidup yang diteliti sehingga memudahkan untuk diamati. Misalnya adalah untuk melakukan observasi transportasi air di dalam jaringan tumbuhan.

> Natrium Hidroksida Teknis atau yang memiliki lambang senyawa NaOH ini merupakan zat kimia padat yang berbentuk kristal putih. Sifat dari zat satu ini adalah sangat mudah menyerap air dan juga udara. Natrium Hidroksida Teknis akan berwarna biru ketika kering dandapat digunakan untuk menguji kelembapan udara atau juga menguji kadar air dalam sebuah benda.

> Natrium Klorida atau NaCl merupakan zat padat yang berbentuk kristal warna putih. Sebenarnya, natrium klorida sangat umum kita temui di kehidupan sehari-hari karena merupakan nama ilmiah dari garam dapur.

> Kalium iodida merupakan zat kimia padat yang berbentuk kristal dan tidak memiliki warna. Ketika dijadikan larutan, zat satu ini melepaskan yodium yang berwarna coklat dan ketika warna coklat tersebut ditetesi larutan kanji akan berubah menjadi warna biru.

distributor bahan kimia laboratorium

> Kalium Natrium Tartrat memiliki lambang senyawa yang cukup panjang dan rumit, yaitu COOK.(CHOHO)2COONa4H2O. Zat kimia ini padat dan berbentuk kristal warna putih. Meski berbentuk kristal, senyawa satu ini mudah larut di dalam air dan digunakan untuk menguji keberadaan zat pereduksi seperti aldehida dan juga gula.

Jadi, itu dia beberapa bahan kimia yang dapat dibeli di distributor bahan kimia laboratorium untuk keperluan lab sekolah. Apabila Anda membutuhkan stok bahan kimia untuk keperluan penelitian, eksperimen, dan lain-lain, segeralah menghubungi distributor bahan kimia laboratorium terbaik di Jakarta, yaitu Sumber Berlian Kimia. Dijamin, segala kebutuhan bahan kimia Anda dapat dipenuhi di toko satu ini.